karya : Muhammad Humaedi
Sabtu, 16 Maret 2013
Laporan Tugas Kewirausahaan
LAPORAN HASIL USAHA
DADAR GULUNG
Disusun
Oleh :
FAISAL
ARDI
MUHAMMAD
HUMAEDI
KELAS
XII IPS 2
MAN
1 KOTA SERANG
KATA PENGANTAR
Bismillahirirrohmaanirrohim.
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat petunjuk dan bimbinganNya,
penulis dapat menyelesaikan tugas ini. Penulis ucapkan terimakasih kepada semua
pihak yang terlibat dalam proses
pembuatan dadar gulung ini, proses pemasarannya, dan proses pembuatan
laporan hasil usaha ini. Terimakasih juga kepada bapak Iim ibrohim selaku guru
mata pelajaran keterampilan yang telah memberikan tugas ini ke kita semua.
Penulis
berharap semoga laporan hasil usaha ini dapat diterima dan sesuai dengan
keinginan bapak. Amiin.
Serang, 14 Maret 2013
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
Ø Latar belakang
Dadar gulung adalah jenis salah satu makanan tradisional
serang ini, semua orang bisa membuatnya, kebetulan orangtua salah satu dari
kami mempunyai keahlian membuat dadar gulung ini. Jadi kami putuskan untuk
berdagang dadar gulung ini. Selain itu , kami memilih berdagang dadar gulung
ini karena modal untuk membuat dadar gulung ini sangat terjangkau,
bahan-bahannya mudah didapet, cara pembuatannya yang mudah, dan keuntungan yang
lumayan besar.
Ø Maksud dan tujuan
Laporan hasil usaha ini dimaksudkan sebagai tanda bukti bahwa
kami telah menyelesaikan ujian praktek mata pelajaran keterampilan.
BAB 2
PEMBAHASAN
Ø Nama kegiatan usaha ini
Usaha dadar gulung
Ø Waktu dan tempat kegiatan
·
Waktu pembuatan
Kamis dan jum’at
7 dan 8 Februari 2013
·
Tempat pembuatan
Dirumah
·
waktu pemasaran
jum’at 8 februari
2013
·
tempat pemasaran
disekolah
Ø proses kegiatan
cara pembuatan dadar gulung
bahan-bahan :
§ kelapa parut 1 ½ biji
§ aci
§ gula secukupnya
§ tepung terigu
§ pasta hijau
§ plastik
§ mangkok
§ wajan
§ tevlon
§ kompor
langkah-langkah pembuatan :
membuat
isian(Enten-Enten)
v pertama, siapkan wajan
v kedua, masukkan kelapa parut
1 ½ biji, aci 2 sendok, gula merah 1/4 , tambahkan garam sedikit.
v Dimasak di atas api kecil sampai
berwarna kecoklatan dan tidak lengket kira-kira kirang lebih 30menit
v Setelah kecoklatan isian
dadar gulung siap di gunakan
Membuat adonan:
o Langkah pertama siapkan
tempat
o Lalu masukan tepung terigu ½
kg, aci 2 sendok, garam secukupnya, pasta hijau secukupnya
o Lalu campurkan dengan air
sampai larut
o Kemudian disaring sampai
bersih
o Lalu dimasak menggunakan
tevlon
o Tuang adonan kedalam tevlon
hingga berbentuk lingkaran
o Setelah matang, angkat
adonannya lalu isi dengan isian yang tadi, kemudian di gulung. Dan dadar gulung
siap di hidangkan dan di nikmati
Catatan:
takaran bisa berubah sesuai dengan banyaknya dadar gulung yang dibuat
Ø Anggaran kegiatan
Modal awal : Rp 15.000
Pendapatan : Rp 28.000
Laba : Rp 13.000
BAB 3
PENUTUP
Ø KESIMPULAN
Alhamdulillah akhirnya selesailah kegiatan usaha ini.
Terimakasih kepada bapak Iim Ibrahim selaku guru mata pelajaran Keterampilan
yang telah memberikan tugas ini kepada kita semua. Dari tugas ini kami ketahui
bahwa begitu sulitnya menjadi seorang wirausahawan, kami tahu bagaimana cara
pemasaran, cara mengetahui permintaan pasar. Sehingga kami lebih termotivasi
lagi untuk berwirausaha. Semoga laporan hasih usaha ini sesuai dengan harapan
bapak. Dan apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati bapak, tampilan
laporan ini yang belum menarik di lihat, isinya yang sedikit. Kami mohon maaf
dan mohon di maklumi. Terimakasih
Guru Pembimbing
Iim
Ibrahim.SE
Selasa, 11 Desember 2012
cerpen sendiri
Tugas
bahasa Indonesia
CERPEN
CINTAKU
BERTEPUK SEBELAH TANGAN
Disusun oleh : Muhammad Humaedi
Kelas XII IPS 2
Tet.. tet.. tet.. suara bel berbunyi. Karmin segera pergi ke
kelas. Sebelumnya karmin ada di mushola dia selalu datang pagi-pagi.
Sesampainya di kelas. Karmin melihat teman temannya sibuk. Sibuk mengerjakan
PR. “min udah belum lo PR kewirausahaan” kata anto teman sebangkunya. Belum
sempat menjawab tiba-tiba.. “ada guru ada guru” kata wina teman sekelasku yang
melihat ibu guru sedang berjalan menuju kelas. Semua seisi kelas sibuk. Ada
yang nulisnya dicepetin, ada yang beres-beres buku supaya guru tidak curiga,
ada yang berlari kesana kemari. Wuuh pokoknya semuanya serba sibuk.
“Assalamualaikum” seisi kelas menjawab dengan serempak “waalaikum salam
warohmatullahi wabarokatuh” treet.. sura kursi digeser, ibu guru duduk. “Siiap.
sebelum belajar marilah kita berdoa. berdoa dimulai.” Suasana hening “selesai.
Beri saalam Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh” Waalaikum salam
warahmatullahi wabarokatuh. Jawab bu guru. Pagi semua.. pagi bu.. buka PR nya
ibu mau liat. Semua mengambil bukunya masing-masing termasuk karmin. Ditaruh
diatas meja PR nya. Kata bu guru. Dia udah belum ya PR nya. Dalam hati karmin.
Semoga saja sudah sambil harap-harap cemas melihat perempuan yang disukainya.
Nisa. Sementara itu ibu guru keliling melihat satu persatu muridnya. Pas ibu
guru melihat PR punya nisa. Perasaan karmin terasa lega. Dia ternyata sudah
mengerjakan PR. Kata karmin. Proses pembelajaran berlangsung. Karmin sesekali
melirik ke kiri melihat perempuan yang disukainya. Nisa. Setelah beberapa lama
ibu guru bertanya. jam berapa sekarang ? jam 9 kurang 7 menit bu. Kata temanku.
Ya sudah karena waktunya sebentar lagi, ibu guru kasih PR ya. Kata bu guru .
kalian wawancarai pengusaha sukses yang ada di lingkungan kalian, tanyakan
tentang kesuksesan usahanya. Kalian buat pertanyaan tentang bagaimana caranya
berwirausaha, bagaimana caranya agar konsumen tertarik untuk membeli produknya.
Dll yang berkaitan dengan usahanya itu. Lalu kalian presentasikan di depan.
Paham ? tegas guru bu. Semua murid
mengangguk kecil. Terlihat muka mereka ditekuk. “ agar tidak memberatkan
kalian. Ibu bagi saja ya menjadi .. semua jumlahnya ada berapa?” Kata bu guru.
Ada 25 bu. Saut temanku. “Kalau begitu ibu bagi 5 kelompok. Berhitung dari
sana.” Kata bu guru sambil menunjuk ke arah perempuan. 1.. 2..
3.. 4.. 5.
1.. 2.. 3..
4.. 5. 1..
2.. 3.. 4.. 5. 1..
2.. 3.. 4.. 5. 1.. 2.. 3.. 4.. 5.
Semua sudah rau nomor masing-masing. Nomor
satu berkumpul sama nomor
satu nomor dua berkumpul sama
nomor dua. Kata bu guru. Eh kebetulan karmin sekelompok sama nisa. Seneng
banget rasanya. Dalam hati karmin. Sudah berkumpul semua. Kata bu guru. Sudah
bu. Saut temanku. Kalau sudah kalian diskusikan masiih ada waktu sekitar 5
menit lagi. Minggu depan semuanya harus sudah siap presentasikan ke depan. Kata
bu guru. Ibu guru membereskan buku-bukunya, tasnya. Kalian diskusikan sampai
waktunya habis ya. Ibu pergi dulu jangan ada yang keluar. Kalian diskusikan
sampai waktunya habis. Assalamu’alaikum warohmatullah hiwabarokatuh. Ibu guru
pergi. Wa’alaikumsalam warohmatullah hiwabarokatuh. Jawab anak-anak.
Ini gimana nih. Kata karmin ke teman sekelompoknya. Karmin
mendapat nomor 3 bersama wina, tasya, reno, dan nisa. Cewe idamannya. Ya udah
kita omongin nanti lagi aja. Sepulang sekolah. Sekarang ma waktunya tidak
memungkinkan. Bisa kan pulang sekolah ? kata reno. Semua pada mengangguk. Tasya
menjawab. Sepulang sekolah ? tapi tempatnya dimana ? masa disini ? gimana kalo
dirumah nisa aja. Kata wina. Wina dan nisa mereka itu teman dekat. Jadi mereka
tidak canggung lagi. Wii… engga engga engga apaan kamu win. Nisa membantah.
Udah sih nis ga papa dirumah lo kan enak. tempatnya lega sejuk. Deket lagi
darti sini. Udah si ga papa ya pliss
pliss. Wina memohon. Yang laen dulu tuh takutnya bisa dirumah yang laen. Nisa
membantah lagi. Lo tau sendiri kan nis. Rumah gue kan rame aja banyak orang. Ga
bisa deh dirumah saya mah. Kata wina. Kalo lo tasya ? nisa bertanya ke tasya.
Rumah saya sempit trus jauh lagi dari sini. Kayanya ga bisa kalo di rumah saya.
Kata tasya. Kalo lo reno ? nisa bertanya ke reno. Keluarga gue banyak kayanya
di rumah juga rame. Kalo lo karmin ? nisa langsung bertanya ke karmin. Mmm..
rumah saya sempit trus jauh lagi dari sini. Terlalu jauh kalo dirumah saya mah.
Kata karmin sambil senyum-senyum sendiri. Udah deh nis di rumah lo aja sih ?
udah mah tempatnya enak , luas, sejuk deket lagi dari sini. Ya ..? ya..? ya.. ?
plis.. plis.. wina memohon lagi. Kali
ini nisa mengalah. Ya udah ya udah di rumah gue. Tapi gue harus bilang dulu
sama mamah di rumah. Kalo boleh iya kalo ga boleh engga. Kata nisa. Ya udah lo
telpon ge sekarang. Kata wina. Cerewet amat sih lo win ini juga mau di telpon.
Jawab nisa. Tululut tululut .. tuut tuut
Assalamu’alaikum mah. Iya waalaikum salam. ada apa nis tumben ga
biasanya telpon ke rumah. Kata mamah nisa. Mah aku pulangnya boleh ga bawa
temen-temen ? nisa bertanya. Owh tentu boleh ga papa. Jawab mamah nisa. Boleh
mah. Nisa bertanya lagi berharap jawaban mamah berubah. Iya boleh nisa sayang.
Jawab mamah dengan tegas. Ya udah nisa mau nanya itu doank ko. Udah mah yah
bentar lagi nisa pulang ko. Assalamu’alaikum. Waalaikumsalam. Jawab mamah.
Gimana nis ? boleh kan ? wina bertanya. Iya iya boleh. Jawab nisa sambil
cemberut. Ya udah pulang sekolah kita jangan pulang yah. Ke rumah nisa dulu.
Kata reno.
Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB bel sekolah karmin berbunyi
tepat jam 1. Krinngggg…. Kringgggg… kringggg….. ye pulang. Terdengar suara dari
luar kelas. Semua anak-anak beres-beres mau pulang. Tapi kelompok karmin belum
pulang. Mereka menuju ke rumah nisa yang tidak jauh dari sekolah mereka.
Sesampainya disana. Nisa sebagai tuan rumah menjamu teman-temannya dengan baik.
Dia mempersilahkan teman-temannya masuk, duduk, dan memberi mereka makanan dan
minuman. Setelah beristirahat sebentar. Ya sudah kita mulai saja kerja
kelompoknya. Kata reno. Mereka berunding berdiskusi pengusaha mana yang akan
mereka wawancarai. Mereka sepakat mau mewawancarai pengusaha restoran di rumah
nisa. Lalu merekia membagi bagi tugas. Reno dan tasya mempersiapkan alat- alat
wawancara, dan survey ke restoran yang akan di datangi. Karmin, wina, dan nisa
bertugas menyusun pertanyaan pertanyaan. Pada saat itulah karmin mulai
mendekati nisa. Perhatiannya hanya tertuju sama nisa. Keesokan harinya. Setelah
pulang sekolah. Mereka kerja kelompok lagi. Kali ini karmin sangat bersemangat
Karena mau sama nisa. Karmin begitu semangatnya membuat pertanyaan pertanyaan
dengan nisa. Semenjak ada tugas itu mereka terus bersama-sama. Bahkan setelah
tugas itu berakhir hubungan mereka semakin dekat. Saking akrabnya Karmin sudah
mulai mengajak nisa pergi jalan.
Hari demi hari waktu demi waktu mereka habiskan hanya berdua
dan Pada suatu hari tepatnya hari sabtu malam minggu. Karmin mengajak nisa
pergi makan bersamanya ke tempat yang romantis dan disitu karmin menyatakan
cintanya ke nisa. Nisa sudah lama kita berteman. Ketika aku berada di dekatmu
terasa senangnya hati ini. Sebenarnya aku sudah lama memendam rasa ini dan ini
waktu yang tepat untukku mengungkankannya kepadamu. Sebenarnya aku suka kamu,
aku cinta kamu. Maukah kamu jadi pacarku ? Karmin nembak nisa. Nisa begitu
kaget mendengar perkataan karmin. Aku butuh waktu untuk menjawab kata-kata mu.
Kata nisa. Baiklah akan aku beri waktu 1 minggu.
Hari demi hari nisa memikirkan jawaban apa yang akan
dikatakan nisa ke karmin. Ya apa tidak. Ya apa tidak. Hanya itu itu saja yang
terlintas di pikiran nisa.
Akhirnya hari itu datang juga. Pasti karmin menagih
jawabannya. Kata nisa. Karmin mengajak nisa ke taman. Pas sesampainya di taman.
Mmm.. nisa jawabanmu apa ? ya atau tidak ? kata karmin. Gini min aku tidak
memikirkan kalo kita nanti jadian. Kita temenan aja ya. Aku ga mau sekolahku
terganggu. Sebaiknya kita temanan aja ya. Aku bukannya menyakiti perasaanmu
tapi aku tidak mau kalo kita sampe jadian. Temenan aja ya. Jawab nisa.
Mendengar jawaban nisa. Karmin begitu terkejut.
Setelah kejadian itu. Karmin patah hati. Dia tidak sekolah
berhari-hari. Dia malas keluar rumah. Karmin tidak bisa melupakan nisa. Sampai
sampai akibat susah melupakan nisa Karmin tidak sekolah sampai berbulan-bulan.
Dan akhirnya dia tidak naik kelas.
SELESAI
Langganan:
Postingan (Atom)
